Review Materi Algoritma dan Pemrograman Ke-4

pada pertemuan algo ke emapat saya pada semester 1 ini
kami mebahas tentang : looping
nama lain dari looping, adalah repetition atau I…..(saya lupaa karena baru sekali dengar)
dan jika dijadikan Bahasa Indonesia artinya “pengulangan”.

jadi sebagai programmer yang nantinya (saya) akan membuat game karena saya dari jurusan GAT saya akan sanggat memerlukan
looping dalam membuat game atapun hanya program kecil sederhana

selain itu materi ini pasti keluar pas ujiann nanti dan selalu ada di bahasa pemrogramman apapun

jadi dalam memasukakn repetition dalam program yang kita program
kita akan mengenal
yang disebut dengan:

Program Control – Repetitionyang terdiri dari:

1.Repetition Definition
2.For
3.While
4.Do-While
5.Repetition Operation
6.Break vs Continue
jadi kita membahasRepetition/looping operation :
for
while
do-while

saya berikan contoh:

for (x=1; x <= 10; x++) {printf(“%d”,x);}

yang sebenarnya terbagi menjadi 3 bagian:
for (ekspesi_1 ; ekspresi_2 ; ekspresi_3){statement}

dimana:
ekspresi_1 : Pendefinisian
ekspresi_2 : kondisi
ekspresi_3 : increment atau decrement
dalam melakukan looping, kita mengenal:
Infinite Loop(yang bisa disebut looping for ever yang menbutkan pernyataan break; untuk keluar dari loopingan)
Loop with no stop condition can use “for-loop” by removing all parameters (exp1, exp2, exp3). To end the loop use break.

Nested Loop(lo0ping yang terjadi daari pendefinisian dan dilanjutkan dengan penyecekan kondisi yang akan berhenti ketika kondisi bernilai benar)
Loop in a loop. The repetition operation will start from the inner side loop.

sekarang kita akan membahas tentang, DO WHILE dan WHILE yang akan kita gunakan untuk melakukan looping.

jadi perbedaan DO WHILE dengan WHILE
DO WHILE melakukan pengecekan setelah pernyataan telah diberikan, dan akan melakukan pengulangan jika pernyataan masih bernilai benar
contohnya pada penggaplikasikan mesin ATM dimana nasabah harus memasukan pin mereka untuk pengecekan dahulu.

contoh :
do{
printf(”%d\n”,Vinata);
} while(++Vinata <=10);

dengan
Syntax :
do{
< statements >;
} while(exp);
sedangkan WHILE melakukan pengecekan di Awal.
contohnya tidak bisa disamakan dengan pengecekan pin ATM karena kan lucu kalau belum masukan PIN tapi sudah ada tulisan
“PIN anda salah !”.

contoh :

void main() {
int Vinata = 1;
while (Vinata<=10) {
printf( “%d\n”, Vinata );
x++;
}
}

 

tambahan pake bahasa inggrisdari PPT:
In while operation, statement block of statements may never be executed at all if exp value is false
In do-while on the other hand statement block of statements will be executed min once

To end the repetition, can be done through several ways:
Sentinel
Question, should the repetition continue?

Review Materi Algoritma dan Pemrograman Ke-3

Pada pertemuan ke-3 Kelas besar Algoritma dan Pemrogaman

kita membahas

Program Control – Selection:

–Selection Definition

–If

–If-Else

–Nested If

–Program Examples Using If

–Switch-Case

–?: Operator

–Error Type

 

pertama-tama kita belajar membedakan If, If Else, dan Nested If, yang erupanakan syntax yang sangat sering kita temukan saat pemrogaman menggunakan C, C++, C# dan java.

Kalau kita menggunakan If saja berati kita punya 1 kondisi yang bernilai benar (TRUE)yang akan memberikan 1 pernyataan.

Kalau kita menggunakan If Else kita mempunyai 2 Kondisi, yaitu benar (TRUE) atau salah (FALSE). jika pernyataan yang diterima sesuai dengan kondisi IF maka printah If akan dijalankan. jika tidak maka Else yang akan di jalankan

contohnya dalam potongan program yang saya buat:

printf(“tekan 0 jika anda suka saya\n tekan angka selain0 jika anda benci saya”);

scanf(“%d,&X”); fflush(stdin);

IF(X=0){printf (“saya suka kamu juga”)}

else {printf (“saya tidak suka kamu juga”)}

jika diterima iput angka selain 0 maka akan tercetak :”saya tidak suka kamu juga”

Kalau kita menggunakan Nested if kita harus mempunyai belih dari 2 Kondisi, jika pernyataan yang diterima sesuai dengan kondisi IF maka printah If akan dijalankan. jika tidak maka Else yang akan di jalankan jika masih tidak sesuai maka proram akan menjalankan else yang lain hingga sesuai.

contohnya dalam potongan program yang saya buat:

printf(“tekan 0 jika anda suka saya\n tekan angka 1 jika anda benci saya\n tekan angka 2 jika anda biasa saja”);

scanf(“%d,&X”); fflush(stdin);

if(X=0){printf (“saya suka kamu juga”)}

else if (X=1) {printf (“saya tidak suka kamu juga”)}

else if (X=2) {printf (“saya tidak suka kamu jawab gitu”)}

jika diterima iput angka 1 maka akan tercetak :”saya tidak suka kamu juga”.

 

selanjutnya kita bahas- Selection: SWITCH-CASE

fungsinya hampir sama dengn If Else tapi, hal yang bisa kita kerjakan dengan If- Else belum tntu dapat kita kerjakan dengan switch case

berikut contoh program yang saya buat dengan menggunakan keduanya:
#include <stdio.h>
int main()
{
int tm, uas, uts, nilaiakhir;
char grade;
printf(“masukan nilai=\n”);
scanf (“%d”,&tm);
fflush (stdin);

printf(“masukan nilai=\n”);
scanf (“%d”,&uas);
fflush (stdin);

printf(“masukan nilai=\n”);
scanf (“%d”,&uts);
fflush (stdin);

nilaiakhir= tm*20/100+uts*30/100+uas*50/100;

printf(“%d”,nilaiakhir);

if (nilaiakhir<=100 && nilaiakhir >=81 )
{ grade = ‘a’;
printf (“grade anda = A\n”);
}
else if (nilaiakhir<=80 && nilaiakhir >=71 )
{ grade = ‘b’;
printf (“grade anda = B\n”);
}

else if (nilaiakhir<=70 && nilaiakhir >=51 )
{ grade = ‘c’;
printf (“grade anda = C\n”);
}

else if (nilaiakhir<= 50 && nilaiakhir >= 0 )
{ grade = ‘d’;
printf (“grade anda = D\n”);
}

switch (grade)
{case ‘a’ : printf(“Mantap\n”);
break;

case ‘b’ : printf(“bagus\n”);
break;

case ‘c’ : printf(“cukup\n”);
break;

case ‘d’ : printf(“Mati aja\n”);
break;

getchar ();

return 0;

 

setelah membahas syntax yang akan sering kita jumpai, kita membahas: ?: Operator

opertor ? : dapat digukan untuk mengganti syntax If hanya saja bedanya opertor 😕 membelikan nilai benar, tidak speerti If yang berjalan jika pernyataan bernilai benar.

seperti ini:

if(a > b)

max_value = a;

else

max_value = b;

dapat kita tulis menjadi:

max_value = (a > b) ? a : b;

setelah itu ikta membahas Go To and Label

pada era sekarang ini Go TO label sudah jarang di gukakan dan sudak tidak di kembangakan karena penggunaan Go To label dapat menyebabkan kebingungan dan dokumentasi yang membuat orang bingung karena dengan menggunakan Go To label kita dapat meng skip pembacaan program dari abris ke baris yang dikehendaki tetapi dpaat membingungan.

jadi tidak perlu dipelajari tidak apa.

Setelah membahas bergai Sintax dan Operator kita membahas berbagai jenis Error yang akan sering kita jumpai dalam programming sebagai programmer Newbie.

  • Compile-Time Error

–caused by syntax error(kesalahan programmer dalam mengunakan Syntax)

  • Link-Time Error

–success fully compiled, but cause link error

–caused by no object code at link time (kesalahan programmer dalam memasukan link yang berisi program data data yang salah lokasi penympannan)

  • Run-Time Error

–successfully compiled, but error at runtime. Usually caused by numerical operation such as: overflow, floating point underflow, division by zero, etc.(kesalahan programmer dalam mengunakan tipe data, misalnya kita memasukan angka 26299261 tetapi tipe datanya int yang hanya mampu menampung -128 sampai127.)

  • Logical Error

–wrong result caused by incorrect logical flow/algorithm(kesalahan programmer dalam mengunakan otak mereka untuk menentukan algoritma pemrogramman yang dpaat menghasilkan hasil Out-put yang diinginkan)

 

 

sekian yang saya pelajari Pada kelas besar ke-3 di semester 1 ini.

 

 

 

Review Materi Algoritma dan Pemrograman Ke-2

Pada pertemuan Algoritma & pemrograman ke-2 yang terlaksana pada tanggal 8-Oktober 2015,   kita membahas tentang :

Operator, Operand, and Arithmetic:

  • Operator and Operand Introduction
  • Assignment Operators
  • Arithmetic Operators
  • Relational Operators
  • Conditional Expressions
  • Logical Operators
  • Bitwise Operators
  • Pointer Operators
  • Precedence and Associative
  • Exercise

Jadi,

Operator adalah Simbol untuk memproses NIlai agar menghasilkan Nilai baru.

Operand adalah bagian yang memspesifikasikan data yang akan diproses oleh Opertaor.

  • Contoh :

                              X = Y + Z

                              (‘=’ dan ‘+’ sebagai operators, X, Y dan Z sebagai operands)

  • Berdasarkan jumlah operand , operator dibedakan menjadi 3 :
    • Unary operator (memerrlukan 1 operand)
    • Binary operator (memerlukan 2 operands)
    • Ternary operator (memerlukan 3  operands)

 

  • Berdasarkan tipe oprerasi yang dijalankan, operator dapat dikelompokan menjadi:
    • Assignment Operator
    • Logical Operator
    • Arithmetic Operator
    • Relational Operator
    • Bitwise Operator
    • Pointer Operator

Setelah itu kita membahas :

Conditional Expressions

Untuk menjelaskan tentang Conditional expression saya akan memberikan contoh pernyataan:

if(a > b)  z = a;

else z = b;

pernyataan diats dapat membentuk  conditional expression

  • Conditional expression menggunakan ternary operator : ‘?’ dan ‘:’

 

Contoh laiinya int main () {

int bil, abs;

bil = 50;

abs = (bil1 > 0) ? bil : – bil;

printf(“%d \n”,bil);

bil = – 50;

abs = (bil1 > 0) ? bil : – bil;

printf(“%d \n”,bil);

return(0);

}

*abs adalah bilangan absolut

 

ogical Operator

Operand dalan Logical Operator berperan untuk memberikan pernyataaan bahwa suatu nilai bernilai TRUE or FALSE

Contoh :

int x=5; int y=0;

x && y;                                               // FALSE

(x > y) && (y>=0);              // TRUE

Bitwise Operators

Dan pada saat membahas tentang Bitwise Operrator saya lebih memperhatikan tentang saat bagaimana cara menghitung bilangan binary, jadi tadi diajarkan cara mengitung bilangan binary menjadi angka atau cara menghitung bilangan binary dari angka biasa.

Jadi misalnya kita diberikan angka 10

Cara menghintung binarynya dengan cara mencari bilangan pangkat 2 yang paing mendekati angka 10 jadi saya ambil 2^3 yang bernilai 8 nah setelah itu 10   saya kurangi dengan angka 8 sisanya tinggal 2, nah bilangan pangkat 2 berapa yang hasilnya 2 jadi saya ambil 2^1 nah hasilnya 2lalu saya kurangi dengan angka 2 yang saya dapat dari hasil pengurangan 10 dengan 8 .

Nah jadi binarynya adalah  1010

dan akan membahas tentang Precedence and Associative pada petermuan minggu depan, jadi ditunggu ya post dari saya buat minggu depan. ^_^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tugas Review Algoritma dan Pemrograman

 

Pada pertemuan algoritma pertama di semester 1 ini kami mendapatkan dosen dari luar binus, dari “Anak Rimba” untuk mengajar pada sesi pertama.

jadi dalam algorima ada tahapan untuk membuat algoritma yang dapat dibuat dengan pseudo code atau flow-chart
ini dia tahapannya:
problem > process >solution
Dalam algorima dam pemrograman ada executable code(kode yang dapat di exekusi)

Jadi dalam mendefinisikan masalah dalam pemrograman di urutkan menjadi:
peromblem definition > model devlopment >algo design

Bedanya pseudo code dengan diagam alir
kalo pseudo = gimana caranya pake bahasa sehari hari tapi dimengeti oleh mesin

contohnya

Start
Set total to zero
Set grade counter to one
While grade counter is less than or equal to ten
Input the next grade
Add the grade into the total
Add one to the grade counter
Set the class average to the total divided by ten
Print the class average.
End

nah biasanya dalam menulis pseudo code ini, digukana bahasa inggris
atau baha yang dimengerti oleh si pembuat program.jadi gak harus Bahasa Inggris juga.

kalo programmernya ornag Jawa,pake bahasa Jawa jga boleh.
selain menggukan pseudo code diagram alir juga dapat di gunakan,
karena bagi sebagian orang gamabr itu lebih mudah dimengerti.

(flowchart juga sudah banyak digunakan di perusahaan)
dalam melakukan pemrogramman
kalo kita dapet syntak error
tinggal dicompile ulang dan kalo misalnya hasilnya beda dengan hal yang kita mau
kita harus testing dlu diantara compile sama kodingan.
karena dalam beberapa kasus algoritma yang sama belom tentu mengasilkan hasil yang sama
pseudo code
if else print dll
biasanya pakai bahsa inggris
bisa pake bahasa ap aj

“how to make sure that all the people who hear that understand”
selain itu dalam pemrograman akan sering kita jumpai yang namanya:
input
output
compute
storing value
compare
repetition (loop)

structure Theorem
hanya ada 3?
1. sequence
2. selection (if, else)
3. repetition (for)
sequence adalah
commands/statements yang berututan
biasanya pada pemrograman dimulai dari atas ke bawah.
selection
mementingkan nilai kebenaran True or false.

repetition
menggunakan DO while atau DO UNTIL yang membatasi pengulangan.
sejarah C
awalnya bahasa C merupakan lanjutan dari bahasa
BCPL and B.BCPL
dan ditemukan pada tahun 1967

kenapa kita pakai bahasa C?
karena bahsa C

-Felxibe
-portabel
-banyak orang yang tahu
-banyak Librarynya
-selain itu bahsa C juga cukup mudah untuk dipelajari dan dapat mempermuda -kita untuk belajar bhasa pemrogramman yang lainnya

C standards LIbrary
adalah Library yang sudah disediakan untuk para programmer C
cotohnya – <math.h> : Mathematical Functions
– <stdio.h> : Input and Output
– <stdlib.h : Utility Functions
– <string.h> : String Functions
– <time.h> : Time and Date Functions

dan masih banyak lainnya, selain itu kita juga bisa membuatnya sendiri.

struktur dalam bahasa C
-C language is a structural programming language
-It consists of functions
-There is no separation between function and procedure (if you are from Pascal language background)
Each C program has one main function called main
-Program will be started from the first line of the main function
-C language is case sensitive
-Every statement should be ended with a semi-colon (;)

dalam pemrogramman C juga di kenal yang di sebut comment
comment ini akan diabaikan oleh compiler saat pembacaan data program
/* bla bla bla
bla bla bla
*/

bla bla bla bla bla bla akan diabaikan dan tidak akan menggangu program yang dijalankan
selain itu kita dapat menggunakan
//bla bla bla
//bla bla bla
tapi // hanya berguna untuk 1 baris kalimat.

dalam bahasa C juga di kenla yang disebut Escape Sequences
\a bell, alert, system beep
\b back space
\t horizontal tab
\n new line, line feed
\v vertical tab
\r carriage return
\’ single quote
\” double quote
\\ backslash
\xdd hexadecimal notation
\ddd octal notation

sekian hall yang saya simak selama pelajaran Algoritma&Pemrograman